6 Comments

Penghasilan Tambahan

Ketika sedang mengamati laporan keuangan yang baru saya buat, mata saya tertumpu risau ke sisi kiri layar. Aset dan penghasilan saya pas-pasan sekali. Cuma ada sisa sedikit untuk menabung. Kalau Tuhan mengasihi saya hidup lebih lama dan tetap sehat serta diberi rezeki penghasilan teratur setiap bulannya, maka hidup ini akan nyaman sejahtera. Namun tentunya hidup ini tidak selalu semulus itu. Kalau besok saya sakit, atau misalnya dipecat dari kantor, wah, bisa langsung merana menderita. Hehe.

Nah, jika tidak ada lagi pengeluaran yang bisa dihemat, jalan keluarnya cuma satu: memperbesar penghasilan. Ini berarti berkurangnya waktu istirahat dan liburan karena otomatis menyita sebagian lagi waktu saya. OK, resiko itu saya udah ngerti. Sekarang tinggal memetakan (ceilee memetakan!! :p) permintaan pasar dan menyesuaikan dengan minat dan bakat (duh, tes IQ kali!)

1) Ngajar di tempat kursus
OK, yang ini emang sudah saya lakukan, tapi alangkah enaknya bila saya bisa lakukan juga di tempat kursus lain. Masalahnya adalah tempat kursus mana yang bonafid dan sanggup bayar saya dan bisa menyesuaikan dengan maunya saya. Hahahahahahaha!!!! Tapi OK, opsi ini yang paling mungkin saya coba untuk sekarang. Tinggal telpon beberapa tempat dan kirim lamaran. Moga2 cepet terealisasi ya.

2) Jadi penerjemah
Ini opsi kedua yang sudah saya lakukan. Sekarang ini saya sedang mencari link untuk jual diri promosi jasa saya, baik melalui temen-temen, maupun mencari biro penerjemah yang sekiranya membutuhkan jasa freelancer. Atau temen-temen ada ide lain gak ya?!

3) Bisnis MLM
Sekarang udah gak jaman lagi orang anti terhadap MLM. Banyak perusahaan yang sudah mengarahkan pemasaran produknya lewat jaringan ini dan so far, banyak kisah sukses yang saya dengar. Memang sih kita tetep harus waspada karena ada juga bisnis money game yang menipu dengan berkedok sebagai MLM. Tapi opsi ini kayaknya OK juga untuk dilirik. Masalahnya cuma satu, lidah gue masih belum pandai untuk jualan. Hehehe.

4) Jualan barang
OK, ini sebenarnya lebih mudah dilakukan dan bisa masuk ke prioritas ketiga. Tinggal cari barang yang cocok untuk dijual dan langsung telpon kanan-kiri. Eh tapi modalnya mahal gak ya?!

5) Jualan pulsa HP
Eh, katanya bisnis ini gak perlu modal besar ya?! Ini kayaknya salah satu varian bisnis MLM deh. Tapi kayaknya OK juga. Wah, mesti riset nih.

6) Pasang iklan adsense di blog
Ini juga boleh, tanpa keluar uang sama sekali. Tapi kok saya gak yakin ya?!

Dari opsi-opsi di atas, jelas saya akan melakukan yang nomor 1 dan 2. Namun saya juga tertarik mencoba yang nomor 5, jualan pulsa. Gimana tanggapan teman-teman?!

6 comments on “Penghasilan Tambahan

  1. Hai Mas Tumpu.Nice writings. :)Sedikit sharing, saya udah nyoba dikit² jualan pulsa di kantor sejak beberapa bulan yang lalu. Awalnya cuma iseng aja, dari bujukan temen² juga.Usaha ini profitnya tipis, jadi harus main di volume. Siap² utk muter uang dalam jumlah jutaan utk sekedar dapet profit puluhan ribu. Resikonya juga ada, tapi bisa dikendalikan kok. Asal ngga salah masukin nomor waktu ngasih perintah untuk isi pulsa aja. Sulitnya jualan di kantor tuh, pada suka nge-bon! Hehehe… Jadi mesti rajin di pembukuannya biar ngga tekor. :p

  2. ini dia inspirator saya datang. haha. thanks komentarnya. kayaknya saya give up aja usaha pulsa HP. capek kerja hanya utk profit segitu. Mending beli reksadana deh. Hehehe

  3. MLM yah? Biasanya, pelaku MLM akan dihadapkan pada kondisi dimana sudah terjadi kejenuhan pasar (market saturation), yg justru menimbulkan skeptis dan apriori pada diri calon rantai distribusi, sehingga membuat kita seolah-olah sulit bergerak, meski juga tidak menutup kemungkinan utk dpt berkembang, ya tinggal bergantung kepada diri sediri, sudah sampai seberapa tingkat kepepetnya.

    • betul tuh mas, kenyataan gak sesuai dengan kisah sukses para upline. tapi kok ada aja yg ikutan belakangan terus sukses ya?!😦

      • Nah yang sukses, orang yang kayak gimana dulu? Kalo emang dia seorang pemain (=pekerjaannya, bukan cuma sambilan) MLM dan cenderung punya jaringan yg besar, rasa-rasanya akan lebih mudah sukses ketika dia jalanin MLM yang baru, kan tinggal copas jaringannya dia aja tuh!

      • betul. tapi mood orang juga gak bisa dipaksa kan ya?! hehe. kebetulan saya kurang ngerti MLM jadinya gak semangat kalo ditawarin. udah cenderung malas duluan karena orang2 MLM saking semangatnya nawarin sampe cenderung maksa. bagi saya sih mendingan jual beli barang deh. rezeki udah pasti Tuhan atur lah. MLM bukan satu2nya tempat nambang duit🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: