Leave a comment

Dagelan Caleg

Genderang kampanye terbuka Pemilu 2009 sudah digelar sejak 16 Maret lalu. Jadual kampanye yang kacau itu mulai berjalan dan kita mulai menyaksikan pemandangan ‘normal’ setiap menjelang pemilu: konvoi di jalan, yel-yel partai, orasi jurkam, hiburan rakyat, dll.

Saya seperti biasanya kurang ambil pusing dengan orasi para juru kampanye tersebut karena menurut saya mereka hanya menyanyikan lagu lama. Dan benar saja, dari sekian cuplikan kampanye yang saya saksikan di televisi, jargon mereka ya itu-itu juga: Sembako murah, BBM murah, pendidikan gratis, sekolah gratis…

Semua tahu itu hanya omong-kosong belaka. Dan memang bukan sepenuhnya salah si caleg sih. Ada variabel lain yang tidak memungkinkan ongkos angkot turun misalnya, sehingga penurunan harga BBM tidak berpengaruh banyak pada masyarakat. Lalu bicara soal sekolah gratis, saya berpikir hal itu sebenarnya kurang tepat. Justru saya lebih terkesan pada ucapan seorang caleg dari partai kecil yang berkata pendidikan harus terjangkau; tidak gratis, tetapi terjangkau. Mengapa demikian? Saya percaya bahwa pendidikan memerlukan uang. Walaupun uang sekolah seorang anak hanya Rp 1,000 per semester, pendidikan itu tetap harus ada harganya. Pendidikan yang ada harganya itu justru akan mengajarkan semua keluarga Indonesia untuk memiliki kesadaran bahwa pendidikan adalah investasi yang memerlukan pengorbanan keluarga, dan agar anak tersebut juga belajar menghargai jerih payah orang tuanya untuk mengantarnya ke bangku sekolah.

Eh kok jadi ngelantur? Fokus saya masih pada janji-janji para caleg yang tak ubahnya dagelan politik. Bayangkan saja, ada 2 acara keluarga dan gereja yang diadakan di rumah kami dalam sebulan terakhir, dan minuman air mineral kemasan selalu disumbang oleh seorang caleg yang memasang stiker gambar dirinya di tutup gelas. Lalu jalanan rumah kami disemprot anti demam berdarah sambil dibagikan stiker caleg yang menjadi sponsor kegiatan tersebut. Nanti setelah terpilih, kita-kita masih diingat gak ya?

Tunggu 9 April. Saya yang akan bersuara nanti.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: