7 Comments

facebook frenzy

Istilah di atas mungkin dapat menggambarkan keriuhan facebook yang sudah menjadi percakapan sehari-hari. Tulisan saya berikut tidak bermaksud untuk mengajukan diskusi pro-kontra facebook; ya sudahlah, kita terima saja bahwa facebook adalah bagian dari hidup sosial kita. Saya cuma ingin sedikit share tentang keriuhan yang saya amati akhir-akhir ini:

Facebook dipenuhi banyak game yang menarik, mulai dari permainan bertani, menjadi juru masak, pengusaha, mafia, dsb. Kesemua game itu menyita banyak waktu jika “ditekuni” secara serius sehingga hal-hal lain menjadi terbengkalai. Pergulatan ini saya alami sehari-hari secara saya adalah seorang “petani” handal di salah satu game paling terkenal.^^

Semakin banyak aplikasi yang kerjanya cuma mengirimkan “gift” ke pengguna facebook. Memang sih kiriman gift itu dari teman-teman kita sendiri, tapi lama-kelamaan saya kok malah muak ya dengan semua kiriman itu. Jadinya kayak spam.

Trus ada juga teman-teman yang berdalih ingin bisnis dengan cara memasang foto produk mereka di FB lalu nge-tag semua teman-teman mereka. Pernah sekali saya menemukan profil saya mirip etalase jualan sehingga saya terpaksa komplain ke teman saya itu.😦

Masih sering update status? Kok saya melihat frekuensi pemasangan status makin menurun seiring peningkatan jumlah “gift spam” tadi. Lagipula status yang dipasang umumnya berisi diary remeh-temeh misalkan “Si Anu sedang jalan di mall”; lama-lama kok makin gak penting ya.^^

Menarik sekali menyaksikan facebook berevolusi seperti ini. Entah akan seperti apa FB ke depannya, kita masih belum tahu. Yang jelas, dunia internet pun ada evolusinya. Suatu saat nanti mungkin ada media lain yang akan menggusur facebook.

Untuk sementara ini, cara saya mengurangi kecanduan FB adalah balik nge-blog. :))

7 comments on “facebook frenzy

  1. hohoho… orang bekasi juga ya??
    salam kenal yaa..
    makasih udah berkunjung ke tempat saya.

    btw, sayah juga udah jarang pesbukan… palingan cuma cek inbox dan uplod poto2 ajah.. lainnya? malessss

  2. Jujur, penilaian saya tentang FB, seperti penjajahan terselubung yah, soalnya kalo saya lihat, FB dgn fitur-fitur yang disebutkan diatas, kyknya bisa membuat produktivitas/kinerja menurun dan menghambat kreatifitas generasi bangsa ini. Kebetulan saya sendiri bukan orang yang FB freak, cuma sekedar syarat aja, biar gak dibilang kuper ato gaptek.

    Terlepas dari itu semua, kecuali bisa memanfaatkan FB dgn bijak, yang justru malah akan memicu kreatifitas dan meningkatkan produktifitas. Tapi gimana caranya?

    • menurut saya sih jangan salahkan FB-nya. teknologi apapun semua cuma alat. yang melakukan penjajahan justru kita sendiri. kita yg menjajah waktu dan produktivitas kita🙂

      • Hehehe…ada yah penjajahan untuk diri sendiri?🙂 Memang sih, si Zuckerberg hanya berorientasi bisnis pada saat mengembangkan FB karena terinspirasi kesuksesan Bill Gates dgn Microsoftnya. Cuma ya koq ada gitu loh, kita menjajah diri kita sendiri. Sadar gak tuh yah dirinya sendiri dijajah!?😛

      • itu dia parahnya. kita gak sadar kalo kita dijajah. analoginya seperti katak dalam sepanci air yang dipanaskan perlahan-lahan; dia gak sadar kalo airnya tambah panas sampe akhirnya dia mati konyol sendiri.

        itulah makanya, saya nge-blog😉

      • Hehehe…akhirnya!

        Hidup nge-Blog!! (y)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: