Leave a comment

anggukan bisu

aku pernah beristirahat di sana
meski tak nyaman kurasa merebah di pundak yang tumbuh

sesekali kutengok dia
pohon rindang yang bersembunyi malu di sudut kebun

sesekali kumerindukan dia
pundak tumbuh yang malu merentang

masihkah dia merentang untukku
yang masih berpeluh menebang ilalang?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: