Leave a comment

Perlukah blogger menggunakan nama asli?!

Dari kegiatan saya browsing internet hari ini yang menyusuri informasi apa saja yang tak tentu arah, terutama blog, saya menemukan diskusi lama yang menguak tahun 2008 silam tentang Roy Suryo yang menuduh blogger itu “tukang tipu” (baca berita aslinya di sini). Argumentasi yang Roy kemukakan saat itu adalah bahwa “banyak blogger yang memajang informasi fiktif dan bohong-bohongan,” kemudian “Roy menyarankan lebih baik jangan mempercayai blog karena saat ini banyak sekali orang yang membuat blog dengan menggunakan nama-nama palsu. Hal ini menunjukkan kredibilitas blog sulit dipercaya.” (sumber berita sama dengan link sebelumnya).

Berita ini mengusik saya yang baru saja memulai blog ini dengan nama samaran. Apakah memang kredibilitas saya tidak dihargai oleh karena saya tidak memajang nama asli? Berteman dengan pertanyaan inilah saya kemudian kembali mengunjungi beberapa blog yang mengangkat berita tersebut dalam ruang opini mereka. Sampai akhirnya saya sampai pada kesimpulan pribadi sebagai berikut:

1. Nama adalah identitas yang melekat pada seseorang. Dengan nama kita mengidentifikasi seseorang sebelum kemudian kita mengasosiasikan orang tersebut dengan hal-hal lain. Pada beberapa situasi, identifikasi nama memiliki implikasi hukum seperti misalnya penulisan nama dalam akta kelahiran, ijazah, surah nikah, surat cerai, surat kematian, akta tanah, dsb.

2. Namun demikian, adalah hak asasi seseorang pula untuk tidak ingin dikaitkan dengan identitas tersebut dengan alasan tertentu, atau ingin menyamarkan identitas aslinya, bahkan lebih jauh dengan mengganti identitasnya.

3. Kredibilitas seseorang tidak dapat dikaitkan dengan penggunaan nama samaran, melainkan sepenuhnya bergantung pada perbuatannya, dalam hal blogging, tulisannya. Tokh jika memang ada pelanggaran hukum, si penulis dengan nama samaran tersebut dapat dilacak jejaknya.

Jadi saya sih setuju saja apabila seorang blogger menulis dengan menggunakan nama samaran tanpa menampilkan nama aslinya karena itu adalah sepenuhnya hak asasi penulis. Masalah kredibilitas itu soal lain.

Nah, saya sendiri kenapa pakai nama samaran? Pertama, menurut saya, nama saya kok rasanya kurang keren (baca: pasaran) untuk dijadikan nama blog. Kedua, saya kuatir akan ancaman identity theft yang sekarang banyak terjadi. Memang saya mempunyai akun facebook dengan nama asli, namun saya sudah melakukan tindakan seperlunya untuk memastikan teman-teman di FB saya memang saya kenal dan tiap posting wall (apalagi game ^^) saya hanya dibaca oleh mereka. Ketiga, saya merasa lebih baik menggunakan nama samaran karena unik dan justru lebih mudah diingat oleh rekan-rekan blogger. Lagian emangnya rekan-rekan blogger itu berhasrat banget liat KTP gue?! Hehe.

Happy (undercover) blogging! ^^

======

Beberapa sumber bacaan yang mungkin berguna:

1. http://blog.tempointeraktif.com/digital/nama-asli-atau-alias/

2. http://mymediablogs.com/newmedia/2008/03/03/gunakan-nama-asli-ketika-ngeblog/

3. http://informationarchitects.jp/use-your-real-name-when-you-comment/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: